Jumat, 25 Desember 2015

like... a living hell... or not?

Studying.... studying everyday. Final exam getting closer. Woke up everyday feeling kinda fresh. Start the day with positiveness... told myself... "May be today the pain will be gone. May be today I can really smile. May be today Im not feeling miserable anymore."

But... seiring berjalannya hari. Makin siang... makin sore... makin malem... sugesti-sugesti postif dipagi hari rasanya cuma mitos. This is so damn hard. So hard. The emptiness... the pain...

Dan sekarang ada tokek bunyi. FINE!!! :") Seluruh alam semesta berkonspirasi.

Sebel dengan diri sendiri karena sok-sok an kuat. Padahal yo asline lempeng. Asline pengen broke down nangis-nangis ndek depan dia. Tapi yoh yok opo. Yok opo... lek aku gak kuat... terus podo-podo gakkuat e... jadi apa nantik.

Ya harus kuat. Kenyataan e wis kayak gini. Keadaan e memaksa buat kayak gini. Terus aku mau gakkuat tiap hari? Ya gimana :") Gak boleh menyiksa diri sendiri.

She's trying so hard to be happy. Seeking distraction... I can see it. She's trying to be okay. For me and for herself. Dan untuk itu, she needs time to be alone... of course. She needs it. Dia butuh itu. Dia butuh tenang. Dia butuh istirahat dari semua rasa yang pasti exhausting ini.

Jadi, aku juga harus berusaha sekuat tenaga, kan?

Like I said to myself before... kuncinya itu ikhlas kan? Ikhlas kalo semua ini emang pasti terjadi. Ikhlas kalo ini tuh jalan yang terbaik yang diberi Allah. Menunggu... akan ada sesuatu... entah kapan, yang bikin aku dan dia jauuuuuuhhhh jauuuuuuuuhhhh lebih bahagia daripada ini.

Dia akan bahagia. Pasti kok.

Dia pantes bahagia. This 1,5 years knowing her, I can see it, she really deserve all the happiness in the world. Dan kayak yang dia bilang... "it's not like i dont have anyone to lean on to." yup... bener. There's lot of people she can rely on. There's a lot of people who care about her. Tinggal berdoa buat kedatangan seseorang yang bakal ngebahagiain dia lebih dari aku.

Pasti ada.

Yakin deh.

If the time comes... and when she finally said... "Im happy"... saat itu.... Im sure I would be the happiest person in the whole universe.

LOL. Bacotan di malam hari yang berakhir dengan kepositifan lagi ternyata :") ya kalo bayangin dia happy selalu jadi senyum sendiri sih :") lol. first time loving someone this much. this emotion is too overwhelming i cant put it in words. wkwk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar